Langsung ke konten utama

Sinematografi Ala ervinna


Trik Belajar Sinematografi di tengah wabah Covid-19 Agar tidak bosan dan kreatif


Mau Belajar tapi binggung mulai dari mana, apa lagi di tengah wabah pandemik yaitu virus nCov-19 yang kita tahu dengan corona, namun mari menelik atau melihat sedikit apa itu corona virus? dan mengapa kita tidak boleh beraktifitas diluar rumah?, sehingga kita sendiripun tidak dapat menjalani perkuliah seperti biasa. ayo ketahui. virus ini muncul pada kota Wuhan, China yang menjadi faktor utama. yang terjadi pada bulan desember 2019, itulah menggapa disebut covid-19 karena ini di tandakan mulai pada tahun 2019, berawal dari pasar di kota Wuhan dimana menjual ternak dan hewan lainnya, terdapat kelelawar yang menjadi dugaan sementara yang menyebarkan virus ini, karena orang yang pertama terkena virus ini habis dari pasar tersebut lalu kontak pada hewan tersebut dan dinyatakan mengidap virus baru
dengan nama resminya Novel Coronavirus.
dengan gejala batuk kering dan sesak pada tenggorokan disertai demam, virus ini menyerang atau menempel pada paru-paru. kenapa kita tidak boleh keluar? karena pandemik menyebabkan tingkat kematian yang tinggi. karena penyebarannya sangat cepat melalui droplet dan airbone yaitu tetesan air yang mengandung virus tersebut yang mudah spread ke siapa saja melalui air liur , karena tidak terlihat sehingga sulit kita mendeteksi siapa saja yang terkena virus ini. mematikan jika orang dengan kondisi fisik serta imun lemah dan mengidap suatu penyakit. makanya kita harus berhari-hati dan selalu mencuci tangan dan menjaga kesehatan dan kebersihan. itu singkat mengenai virus tersebut.

lalu, bagaimana agar tidak bosan belajar di rumah ?
sekarang kita membahas tentang belajar Sinematografi di rumah

cari tahu dulu yuk apa itu Sinematografi
Sinematografi (dari bahasa Yunani'kinema - κίνημα' "gerakan" dan graphein - γράφειν "merekam") adalah ilmu terapan yang membahas tentang teknik menangkap gambar dan sekaligus menggabung-gabungkan gambar tersebut sehingga menjadi rangkaian gambar yang memililki kemampuan menyampaikan ide dan cerita.
menurut wikipedia.

Nah, udah asing dengan penjelasan dari wikipedia?
nah artinya mendirect film membuat film udah termasuk seni sinematografi ya karena setiap klip-kliip gambarnya terdapat unsur yang di sampaikan oleh sinematografer seseorang yang mengambil aspek visual dalam pembuatan film.
mari bahas film. untuk mengerti tentang film di butuhkan pemahaman untuk itu, aku punya rekomendasi tentang film. buku ini di rekomendasi oleh dosen saya Sumarni Bayu Anita. dengan judul "Memahami Film" terbitan tahun 2008. disini buku ini telah mengeluarkan edisi ke 2 dari sang penulis Himawan Pratista. berikut bentuk bukunya ;

nah ini bentuk tampilan cover bukunya
ini cover belakangnya dengan penerbit Montase press.
kamu bisa baca melalui buku ini, buku ini sangat lengkap membahas tentang pembentukan film mulai dari unsur-unsur pembentuk film. ada dua yaitu unsur Naratif dan Sinematik. dan membahas jenis film, ngenre film sampai stuktur naratif. untuk itu kamu bisa baca selengkapnya melalui buku ini. agar semakin asik dan makin kreatif.
oke kembali lagi ke sinematografi. sinematografi membahas gambar tapi berbeda dengan fotografi ya. karena simatografi ini adalah seni dalam sinema artinya akan mengenai dunia film dan pervideoan. (gambar yang bergerak). Aspek kamera dan film mereka saling bersinambungan ini merupakan komponen utama yang sangat vital dalam pembuatan film. untuk kamera sendiri banyak jenis kamera untuk meghasilkan gambar yang terbaik, mengatur kontras dan brightness serta warna agar terkonsep serta video akan menyatu dalam naratif yang akan dibawakan. lalu, kecepatan gambar gerak gambar ini  mencakup slow motion (gambar yang di lambatkan pergerakannya), fast motion (gerakan yang cepat), revese motion (berjalan mundur/rewind). lalu, Efek lensa yang mempengaruhi pengambilan teknik dalam pengambilan gambar. dan yang terpenting juga yaitu efek visual.sekarang makin canggih dalam memberikan efek visual kini menggunakan teknik rekayasa digital, yang lebih dikenal dengan istilah Computer Generated Imagery (CGI). teknologi ini kini sangat memumpuni dan juga efisien waktu. perlu diketahui kecanggihan ini memerlukan operator dan juga semakin editannya real akan sangat costly dan sangat mahal.
kemudian ada framing dimna bentuk dimensi atau bingkai ada aspek ratio , fullscreen dan widescreen. dan ada seni offscreen dan onscreen. frame tidak selalu harus memperlihatkan seluruh area (ruang) dalam sebuah adegan.
nah agar sinematiknya makin hidup dan menyaka yaitu dimensi obyek dan pergerakan kamera, ini sangat penting karena ini yang akan membawa pikiran dan perasaan oleh sutradara selain dari naratifnya. contohnya ketika kita menonton film horor kita akan dibawakan oleh gambar yang dari sudut kemiringannya serta teknik pengambaran yang seolah-olah kita alami di sana sehingga merasa terbawa dalam suasana. itu karena dari teknik pergerakan kamera sehingga film horor tersebut makin menakutkan. dan jangan lupa untuk mempertimbangkan komposisi simestris dan dimamis, simestris adalah komposisi simestris yang meletakan gambar di tengah frame dan proporsi ruang di sisikanan dan kiri relatif seimbang sedangkan komposisi dinamis yang sifatnya dinamis yang sifatnya fleksible dan posisi obyek dapat berubah sejalan pergerakan frame. terakhir selain pengimbangan gambar perlu memikirkan durasi setiap klip agar tidak membosankan penonton dan keperluan dan ketentuan film yang berlaku.

agar tidak bosan sehabis membaca buku kalian bisa menonton film di buku ini banyak sekali rekomendasi judul-judul film yang bisa kita tonton terdapat kurang lebih 700+ film lebih yang bisa di baca di buku bagian indeks film yang beliau sendiri sudah menontonnya terlebih dahulu. dan jangan lupa sebelum menonton film untuk membaca sinopsis dan deksritifnya ya agar kalian bisa terbayang dan juga memahami film tersebut. dan juga tidak salah memilih film.
selamat belajar dan menonton film untuk mengisi waktu luang.

Terima Kasih, Sekian Blog saya Ervinna :)

Komentar

Posting Komentar